Saturday, February 6, 2016

Semua Ini Tentang Rasa

Rasa itu kembali datang.
Rasanya hampir sama.
Bahkan lebih besar.
Tapi gw takut.
Gw hanya ingin memasrahkan semua sama yang berkehendak atas hati ini.

Rasa ini sama seperti bertahun-tahun yang lalu. Rasa yang bisa membawa gw merasa lebih baik. Jauh lebih baik. 

Saat itu, rasanya hampir sama dengan saat ini. Tapi ada ketidak yakinan yang membuat gw mundur perlahan hingga akhirnya gw menemukan hal yang membuat gw tidak yakin. Saat itu gw gak bisa marah. Bahkan gw ikhlas menerimanya. 

Dan sejak beberapa minggu yang lalu, rasa itu mucul kembali. Rasa ini jauh lebih besar. Gw merasa yakin dengan apa yang gw rasa saat ini. Tidak ada ketidakyakinan yang muncul di hati gw. Tapi  gw takut. Entah kenapa gw gak berani melangkah. Walaupn rasanya gak enak untuk menahannya. Gw cuma berusaha bersikap biasa aja, melakukan apa yang bisa gw lakukan untuk saat ini. Bahkan bisa dibilang gw lebih memilih menghindari rasa itu untuk saat ini. Meskipun sangat sulit. Tapi gw harus mencobanya. Gw hanya berharap dalam doa dan berusaha untuk memperbaiki apa yang bisa gw perbaiki. 

Gw yakin kok semua ada waktunya. Yang di atas lebih tau kapan waktu yang tepat untuk semuanya. Kalo memang yang berkehendak menghendaki gw bisa menggenggam rasa itu, pasti suatu saat bisa. Kalo ternyata sebaliknya, pasti memang gw akan diberikan rasa yang jauh lebih baik lagi dari hari ini. Gw yakin itu. Sangat yakin.

Yang jelas, gw sangat bersyukur bisa mengenal orang yang akhirnya bisa membuat "rasa" itu muncul kembali setelah bertahun tahun lamanya. Terima kasih udah membuat gw bisa merasakan "rasa". Walaupun rasa itu harus gw simpan dengan rapi. Maaf lahir dan batin :)

Maaf lahir dan batin, Gw harus bisa menjaga rasa ini hingga waktu yang berekehendak memutuskan.

No comments: